Ketololan Diriku

Postingan pertama, aku pengen berbagi rasa dan cerita di blog ini. Sejak menjadi penganguran di kampung halaman, aku hanya bisa meratapi nasib, sampai kapan hidupku akan seperti ini, sampai akhirnya aku teringat akan omongan sahabatku.“kalau hidup harus selalu optimis”okey gue optimis. Panggil saja sahabatku ini Melati, aku kenal dengan dirinya sekitar dua tahun silam, kebetulan Melati adik tetangga kostan, datang dari desa mencari kerja di Jakarta, bagiku Melati bukan hanya sahabat biasa, kadang saking akrabnya kita selalu curhat dengan masalah kita masing-masing, seperti biasa aku curhat dia ngasih nasehat, dia curhat aku bingung.

Singkat kata akhirnya Melati mendapat pekerjaan yang ia tunggu-tunggu, pertama kali menerima gaji dari hasil jerih payahnya, ia mengajaku makan-makan sebagai bentuk rasa syukur, dianya ngomong pengen makan ayam direstoran KFC, jangankan dia yang baru datang dari desa, aku yang udah lama di Jakarta aja belum pernah makan, apa yang namanya KFC kecuali yang versi KWnya.

Melati saat masih polos-polosnya nampak item dan dekil, yang dibelakang itu penampakanku

Singkat kata singkat cerita, akhirnya Melati keluar karena masalah pekerjaan, kakak yang satunya di Bekasi menyuruhnya untuk mencari kerja di tempatnya yang UMRnya jauh lebih tinggi, akhirnya Melati pamit dengan diriku, memang setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan dan aku sudah terbiasa seperti ini, karena inilah Jakarta tempat di mana orang silih berganti datang dan pergi. Hari berganti minggu, dan minggu berganti bulan, lama kelaman aku lost kontek dengan Melati karena kebiasanku gonta-ganti nomer hape, kakaknya yang satu kostan dengan diriku juga sudah lama berpindah, hingga akhirnya kurang lebih satu tahun kemudian, secara tak sengaja aku bertemu dengan kakaknya di Roxy Mas, aku sempat menayakan nomer hape Melati, kujelaskan kepadanya kalau kita berdua sudah lama lost kontek, gara-gara kebiadabanku kebiasanku berganti nomer. Malam harinya kuputuskan untuk menelpon Melati, tapi selalu di riject, lalu ku sms.“ini mas arip ” ngak beberapa lama Melati menelpon balik, lalu kami saling menanyakan kabar masing-masing hingga akhirnya dia menanyakan alamat fbku, memang saat dulu kami masih bersama Melati pernah menanyakan alamat fbku tapi ngak aku kasih, biar Dianya ngak tau kalau aku suka ngeluh di fb. Setelah saling berteman di fb kulihat-lihat koleksi foto di profilnya, ” alamak cantik kali Melati ni ” sambil melihat foto yang membuatku setengah tak percaya.

Melati yang sekarang bukanlah Melati yang dulu lagi, 180 derajat udah makeover

Akhir kata aku melanjutkan komunikasi yang telah lama terputus via handphone, tanya-tanya sekarang kerja dimana? dia menjawab, sekarang bekerja di sebuah bank cabang Bekasi.

Melati saat pertama datang hanya berbekal keyakinan, akhirnya bisa meraih apa yang menjadi impianya

Mungkin bener kata orang peyesalan itu selalu datang belakangan, coba tau kaya begini pasti udah saya pacarin dari awal cerita. Yah disini aku hanya bercerita, mungkin ini contoh buatku agar selalu optimis menjalani hidup.

Iklan

7 thoughts on “Ketololan Diriku

  1. Wonderful goods from you, man. I have understand your stuff previous to and you’re just
    too fantastic. I actually like what you have acquired here,
    certainly like what you’re saying and the way in which you say it.
    You make it entertaining and you still care for
    to keep it wise. I cant wait to read much more from you. This is
    actually a tremendous web site.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s