Wonogiri dan sejarah Teh Dandang

teh

Siapa yang tidak pernah mengenal teh, teh merupakan salah satu minuman populer yang biasanya disuguhkan untuk para tamu yang hadir dirumah kita. Negeri Cina dipercayai sebagai tempat kelahiran tanaman teh, kisah yang paling banyak diikuti tentang asal usul teh, adalah kisah tentang Kaisar Shen Nung yang hidup sekitar 2737 sebelum masehi. Cerita daun teh awalnya ditemukan oleh raja dari China. Pada suatu hari, ketika Kaisar Shen Nung akan minum air mendidih, beberapa daun dari pohon yang menjuntai tertiup angin dan jatuh dipanci berisi air mendidih tersebut. Sang Kaisar ingin tahu dan memutuskan untuk mencicipi air rebusan yang tidak menyerupai minuman tersebut. Kaisar menemukan air rebusan itu sedap dan menyegarkan tubuh.

“Sejarah masuknya teh ke Indonesia”

Teh dikenal di Indonesia sejak tahun 1686 ketika seorang Belanda bernama Dr. Andreas Cleyer membawanya ke Indonesia yang pada saat itu penggunaannya hanya sebagai tanaman hias. Baru pada tahun 1728, pemerintah Belanda mulai memperhatikan teh dengan mendatangkan biji-biji teh secara besar-besaran dari Cina untuk dibudayakan di pulau Jawa. Usaha tersebut tidak terlalu berhasil dan baru berhasil setelah pada tahun 1824, Dr.Van Siebold, seorang ahli bedah tentara Hindia Belanda yang pernah melakukan penelitian alam di Jepang, mempromosikan usaha pembudidayaan dengan bibit teh dari Jepang. Usaha perkebunan teh pertama dipelopori oleh Jacobson pada tahun 1828 dan sejak itu menjadi komoditas yang menguntungkan pemerintah Hindia Belanda, sehingga pada masa pemerintahan Gubernur Van Den Bosh, teh menjadi salah satu tanaman yang harus ditanam rakyat melalui politik tanam paksa. Pada masa kemerdekaan, usaha perkebunan dan perdagangan teh diambil alih oleh pemerintah RI. Sekarang, perkebunan dan perdagangan teh juga dilakukan oleh pihak swasta, salah satunya PT. Kartini Teh Nasional yang memproduksi Teh cap Dandang.

“Wonogiri dan sejarah Teh Dandang”

teh dandangTeh Dandang diproduksi oleh perusahaan Teh Kartini yang terletak di Pekalongan Jawa Tengah. Dan mulai dipasarkan pada tahun 1957. Pemasaran pertama kalinya didaerah Wonogiri kemudian diperluas ke Simo, Kulon Progo, dan Kendal Kali Wungu. Pada tahun 1976, di Wonogiri diadakan proyek pembuatan waduk Gajah Mungkur oleh karena itu pemerintah mentransmigrasikan tiga kecamatan ke Sitiung Sumatera Barat, karena kecintaan orang Wonogiri kepada Teh Dandang maka walaupun belum adanya trans ke Sumatera maka Teh Dandang dikirim melalui pesawat udara hingga sekarang. Itulah seklumit cerita asal usul teh dan sejarah hubungan antara Wonogiri dan Teh Dandang, semoga artikel ini menambah wawasan anda.

Sumber disini

Iklan

10 thoughts on “Wonogiri dan sejarah Teh Dandang

  1. aku dewe sering nyetok nek pas mudik neng wonogiri.tapi saiki ora bingung.soale neng alfamidi yo ono.daerah sekitar waduk gajah mungkur pancen terkenal teh dandang tapi daerah wonogiri etan lebih terkenal teh coklat (gambare buah kakao) ini sepabrik ama teh dandang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s